Stone Garden: Bebatuan Instagramable di Padalarang

Karena satu dan lain hal, gua menghindari, tepatnya, berusaha untuk gak naik gunung selama 3 bulan sampai kemungkinan bulan September nanti.

Yea, life is kinda boring because of that, tapi aku bisa berbuat apalagi ketika dewa-dewa pemberi harta menginginkan aku harus bisa selalu reach-able. Sedih hati adek, bang! Tapi gapapalah, demi sebuah cita-cita, mimpi mengelilingi gunung-gunung di Indonesia selama setahun penuh dapat terlaksana, ya sementara ngebabu dulu yes?

Duh, curhatnya kepanjangan.

Tapi, mencuri-curi waktu yang sempit dan keset seperti sendal baru yang kekecilan, bukan gua namanya kalo gak nyempet-nyempetin nyelip ke suatu lokasi wisata gemes yang bisa mengobati rindu perjalanan, dan tentunya bisa diselesaikan cuma dalam sehari.

Lokasi wisata gemes yang gue pilih kali ini adalah STONE GARDEN PADALARANG.

***

View this post on Instagram

Man in the semak semak. #jalanpendaki #backgenic

A post shared by Acen Trisusanto (@acentris) on

Ada apa di Stone Garden?

Ada cinta yang tertinggal dan rindu yang membara diantara celah bebatuan raksasa yang menjanjikan surga. BHAY!

Menurut ngana?

Namanya Stone Garden, alias Kebun Batu, yang ada otomatis cuma bebatuan yang tersebar luas di segala penjuru. Baik dari batu yang cimit-cimit sampai batu yang segede-gede kamar kosan. Eits, tapi jangan sedih, batunya ini bukan batu biasa!

Iya, batu di Stone Garden Padalarang, rata-rata adalah batu giok yang punya nilai jual sangat tinggi. Beberapanya juga merupakan bahan utama batu akik yang pamornya udah mulai turun ituh. Wkwk. Gak ding, boong. Batuan di Stone Garden kebanyakan berupa batuan karang, mirip yang kita liat di laut-laut yang masih perawan.

Konon katanya, Stone Garden jaman dulunya itu adalah lautan luas, karena bla bla bla jadilah ini wilayah Stone Garden kayak sekarang ini. Makanya, bahkan banyak gosip beredar kalau beruntung, kamu bahkan bisa nemuin fosil ikan!

Meskipun cuma penuh dengan kenangan, nganu maksudnya, bebatuan, Stone Garden Padalarang ini termasuk salah satu dari daftar lokasi gemes populer ala anak gaul ibukota. Siapa sih yang belum pernah ke sini?

Karena gue anaknya kompetitif dan pengen banget dibilang anak gaul, ya gue berusaha keras menabung seribu demi seribu biar bisa sampe ke lokasi ngehits ini. Kesian ya kakak?

Stone Garden terletak di Padalarang, Bandung. Lokasinya surprisingly easy to reach baik dari arah Bandung maupun dari arah Jakarta. Kalau dari Jakarta, jurusannya musti ke Bogor, lewat Puncak, dari puncak lurus terus Cianjur, dari Cianjur lurus terus sampai Padalarang, nah pas udah tanjakan Padalarang, pelan-pelan aja, ada plang Stone Garden Padalarang di sebelah kiri. Nah, masuk deh ikutin jhalan. SHAMPAI!

Stone Garden: Bebatuan Instagramable di Padalarang

Apa sih keuntungan menyambangi Stone Garden Padalarang?

Selain akan dicap sebagai anak gaul yang kekinian, Stone Garden Padalarang juga merupakan hamparan bebatuan yang instagramable. Foto dengan segala angle dan segala pose, halal banget dilakuin dimari. Foto pake kamera profesional, kamera gopro, maupun kamera smartfriend andromax juga sabi-sabi aja dimari. Dasarnya alamnya yang kece, difoto kayak apa juga kece!

Jangankan pas di Stone Garden, pas di parkirannya pun kece badai lho! Sumpah lah coba aja cek foto di bawah ini:

Stone Garden: Bebatuan Instagramable di Padalarang

Stone Garden: Bebatuan Instagramable di Padalarang

Stone Garden: Bebatuan Instagramable di Padalarang

Jijik ya?

Ya maap-maap ya kalo jijik, jangan perhatikan modelnya, perhatikan backgroundnya.

Intinya, kalau lagi stress kayak ogut gak bisa naik gunung dalam jangka waktu tertentu, Stone Garden Padalarang bisa jadi pengobat rindu meskipun pas pulang dari Stone Garden Padalarang sedih lagi. Tapi beneran kok, saking lamanya gak naik gunung, mendaki Stone Garden aja yang cuma jalan-jalan gemes, bikin engap. Apalagi kalau musti lari-lari kecil, gak changgoph adek bang!

Udahan ah gitu aja bye.

Ingat,

Take nothing but pictures.
Leave nothing but footprints.
Kill nothing but time.
 
STAY ALIVE!
 
Happy mountaineering!

Menggawangi Jalan Pendaki. Hidup berselimutkan komedi.

Related Posts

16 Responses

Leave a Reply